Kabar Al-Aqsha – Akhirnya kompetisi ini usai sudah. Tak terhitung lagi berapa banyak keringat bercucuran, strategi demi strategi dijalankan, psywar dilontarkan, hingga upgrade sepedapun dilakukan. Semuanya memberi warna tersendiri dalam kompetisi. Namun pada akhirnya pencapaian kilometer lah yang berbicara, memberikan bukti siapa yang kampiun sebagai jawara.

Bang Irif. Congrat untuk peraih podium pertama juara. New comer berwajah pemain drama korea ini berhasil menunjukkan talenta dan performa yang dibungkus mental juara. Kejamnya kompetisi dengan diselingi intrik di sana sini tidak menghalangi untuk tetap melaju menempati posisi tertinggi.

Bang Andika. Rider yg baru beranjak remaja dan jadi idola ibu2 muda, sejak awal sudah diprediksi bakal membawa petaka bagi para peserta. Sukses dengan ilmu jinak2 merpati, yang pada awalnya tidak terdeteksi, akan tetapi tiba2 melejit di akhir kompetisi, bikin yang lain gigit jari.

Dokter BK. Inilah dia people champion yang sesungguhnya!!! Bermodalkan semangat baja dan tenaga sisa setelah bekerja, podium ketiga berhasil diraihnya. Sungguh prestasi luar biasa yang tidak sembarang orang bisa melakukannya.

Tanpa mengesampingkan prestasi para juara, pada kesempatan ini komentator pinggir gelanggang mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang belum berkesempatan meraih podium juara. Bukankah juara ada karena ada yang dikalahkannya?

Peran mereka sama pentingnya dalam memberi warna kompetisi, khususnya para papan bawah yang istiqomah. Merekalah yang tetap sabar tak gentar melihat kilometer lawan, selalu rendah hati walau tanpa prestasi, tetap tabah walau kilometer tak pernah nambah, serta selalu berjuang walau tanpa peluang!!!

TIADA PEMENANG TANPA PECUNDANG.

#komentatorpinggirgelanggang
#teamhore

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here