Sumber resmi di Gaza mengatakan bahwa konvoi bantuan yang baru-baru ini dikirim oleh Uni Emirat Arab (UEA) untuk membantu memerangi Covid-19 ternyata berisi barang-barang kadaluarsa dan peralatan yang tidak dapat digunakan. Bantuan yang dibawa UEA dinilai sudah tidak sesuai dan kurang layak dipakai.

Dilansir Middle East Eye (MEE) pada Sabtu (26/12/2020), pejabat Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa pasokan bantuan dari UEA itu “berisi peralatan sangat tua yang digunakan dalam tes laboratorium yang tidak sesuai untuk menguji warga terhadap virus corona, selain perangkat lain yang tidak akan membantu pasien Covid-19.”

Menurut sumber tersebut, konvoi tersebut tidak berisi ventilator, seperti yang diklaim oleh media UEA. Namun hanya tabung yang digunakan untuk mesin pernapasan, yang tidak akan menguntungkan rumah sakit Gaza.

Sumber tersebut mengatakan bahwa kementerian kesehatan telah menyatakan kemarahannya dan telah mengirim surat ke UEA yang menuntutnya untuk memperbaiki situasi.  Sumber itu juga mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan Palestina harus menanggung biaya tinggi dan upaya yang diperlukan untuk menghancurkan barang-barang kadaluwarsa tersebut.

Situs berita Emirat Al-Ain sebelumnya melaporkan bahwa konvoi bantuan telah berisi 100 ventilator dan 200.000 alat uji virus corona, barang-barang yang membuat sangat dibutukan Gaza. Al-Ain juga mengindikasikan bahwa konvoi itu berisi lebih dari 14 ton pasokan medis untuk mendukung petugas kesehatan di Jalur Gaza.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here